MAIGANews – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) bakal melunasi sebagian kewajiban di bank dengan menerbitkan sukuk ijarah senilai Rp373,20 miliar. Aksi korporasi ini telah berlangsung sejak pekan lalu (29/6) hingga kemarin (2/7).
Mengutip prospektus singkat, Selasa (7/7), BALI akan menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I 2026 dalam dua seri. Sisa imbalan Ijarah Seri A ditawarkan Rp284,20 miliar dengan cicilan imbalan Rp23,44 juta per tahun. Ijarah Seri B senilai Rp89 miliar, dengan cicilan imbalan Ijarah Rp7,67 miliar per tahun.
Emiten ini akan mengalokasikan dana hasil Sukuk Ijarah sekira 96,87% atau Rp358,07 miliaar untuk melunasi sebagian pokok utang di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Pinjaman (Loan) BALI ke BMRI terdiri dari;
Term Loan 13 Rp192 miliar
Term Loan 14 Rp1,56 triliun
Term Loan 15 Tranche A Rp216 miliar
Nilai pinjaman yang akan dibayarkan yakni;
Term Loan 13 Rp13,79 miliar
Term Loan 14 Rp298,91 miliar
Term Loan 15 Tranche A Rp45,35 miliar
Sementara itu, sisa perolehan dana sukuk senilai Rp11,56 miliar untuk belanja modal (capital expenditure). BALI akan membeli satu unit server guna menunjang kegiatan operasional dalam enam bulan setelah mengantongi dana sukuk. Vendor pengadaan server yakni, PT Berca Hardayaperkasa, yang tidak terafiliasi dengan BALI.














