MAIGANews – PT Elnusa Tbk (ELSA) pendapatan usaha tercatat Rp7,6 triliun, naik 9% dari periode serupa tahun lalu. Lalu, EBITDA terkerek 16% menjadi Rp862 miliar dan laba bersih naik 29% menjadi Rp435 miliar.
Dalam siaran pers, Senin (28/7), Nelwin Aldriansyah, Direktur Keuangan ELSA menyampaikan bahwa realisasi kinerja itu cermin dari efektivitas strategi mengoptimalkan portofolio bisnis. Termasuk, peningkatan produktivitas aset, serta menjaga disiplin biaya di tengah dinamika industri energi.
“Pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya tumbuh dari
sisi volume bisnis, tetapi juga berhasil meningkatkan kualitas pendapatan dan efisiensi operasional,” katanya.
Menurut dia, kondisi itu menjadi fondasi penting guna menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.
Selain itu, peningkatan kualitas kinerja tersebut turut tercermin dari Net Profit Margin (NPM) menjadi 5,7%, atau tumbuh
sekitar 19% dibandingkan semester I 2025.
Ekspansi margin ini mencerminkan keberhasilan meningkatkan profitabilitas melalui pengelolaan biaya yang disiplin. Termasuk optimalisasi utilisasi aset, serta peningkatan kontribusi bisnis bernilai tambah lebih tinggi.
Segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi tetap menjadi kontributor utama dengan porsi 65% terhadap pendapatan perusahaan. Diikuti, Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 27% dan Jasa Penunjang Migas sebesar 8%.
















