BUVA incar Rp1,53 triliun via rights issue

Foto (Gemini AI)
Foto (Gemini AI)
banner 120x600

MAIGANews – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengincar tambahan dana segar via rights issue guna pengembangan portofolio grup perusahaan di Uluwatu, Bali. Aksi korporasi ini akan berlangsung pada 1-14 Oktober 2026.

Mengutip prospektus perusahaan pada Senin (3/8), emiten milik Happy Hapsoro ini bakal menerbitkan saham terbatas sebanyak 6,15 miliar dan harga pelaksanaan Rp250 per lembar. Bila dikalkulasikan, maka total dana dari hasil aksi korporasi ini sebesar Rp1,53 triliun.

Rasio rights issue atas saham yakni 4:1 atau empat pemegang saham lama dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) berhak atas satu saham baru.

Alokasi dana hasil rights issue yakni;

  • Untuk penyertaan modal di PT Bukit Bali Permai (BBP) sebesar Rp420,49 miliar selambatnya pada triwulan IV 2026.
  • Mempercepat pembayaran utang BUVA sebesar Rp417,80 miliar.
  • Sebesar Rp546,18 miliar akan digunakan BUVA guna proyek infrastruktur Uluwatu Estate di Uluwatu Bali, Renovasi Alila Ubud, Bali.
  • Sebesar Rp150 miliar untuk penyertaan modal tambahan di PT Bukit Lagoi Villa terkait pembangunan Lagoi, Bintan.

Per Juni 2026, Happy Hapsoro tercatat sebagai penerima manfaat kepemilikan saham (beneficial ownership) secara langsung dan secara tidak langsung melalui PT Tirta Orisa Yasa.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *