MAIGANews – Anak usaha PT SLJ Global Tbk (SULI) mendapat tambahan fasilitas kredit senilai US$2 juta dari sebelumnya US$5 juta dari ACLF Investments, Hong Kong, Limited. Fasilitas pinjaman ini untuk modal kerja dan belanja modal.
Mengutip keterbukaan informasi, Rabu (12/8), Amir Sunarko, Presiden Direktur SULI menyampaikan PT Orimba Alam Kreasi (OAK) telah manandatangani perjanjian perubahan fasilitas kredit dan pernyataan kembali dengan ACLF, kemarin (10/8).
“Berdasarkan perjanjian fasilitas kredit tertanggal 6 September 2024, sebagaimana yang telah diubah berdasarkan deed of amandement tertanggal 1 Januari 2025,” katanya.
Perjanjian fasilitas tersebut merupakan transaksi material karena nilainya setara 55,44% dari total ekuitas SULI per 30 Juni 2026.
Pada 6 September 2024, OAK dan ACLF telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit senilai US$5 juta. Dan, keduanya telah menandatangani perjanjian perubahan fasilitas kredit dengan peningkatan US$2 juta pada 10 Agustus 2026. Sehingga total fasilitas pinjaman menjadi US$7 juta.
Jaminan atas fasilitas pinjaman itu sejumlah aset lahan SULI. Periode fasilitas pinjaman ini selama lima tahun. Bunga bervarias miniman 5,50% per tahun untuk tahun pertama setelah tanggal penggunaan pertama.
















