Survei BI: Porsi cicilan konsumen berkurang

IlustrasiMAIGA.dok
IlustrasiMAIGA.dok
banner 120x600

MAIGANews – Porsi pendapatan konsumen untuk membayar cicilan pada Maret 2026 melandai dari Februari 2026, seiring kenaikan alokasi untuk konsumsi.

Mengutip Survei Konsumen Bank Indonesia, Senin (13/4), porsi pendapatan konsumen untuk konsumsi 72,2% di Maret 2026, naik dari 71,6% di Februari 2026. Porsi pembayaran utang 10,2% turun dari 10,6%, dan porsi pendapatan untuk disimpan 17,7%, stabil dari 17,6%.

Rasio peningkatan jatah konsumsi dan penurunan cicilan terjadi pada lima kelompok pengeluaran. Kelompok  tersebut yakni, Pengeluaran Rp1-2 juta, Pengeluaran Rp2,1 juta-Rp3 juta, Pengeluaran Rp3,1 juta-Rp4 juta, Pengeluaran Rp4,1 juta-Rp5 juta, dan Pengeluaran di atas Rp5 juta.

Sementara itu, survei tersebut juga menyampaikan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terkoreksi, meski masih di level optimistis. Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) Maret 2026 di level 115,4 poin, melandai dari 115,9 poin di Februari 2026.

Persepsi itu terkait tiga indeks yang masih di level optimistis. Tiga indeks itu yakni,  Indeks Penghasilan Saat ini (IPSI) 129,2 poin, naik dari 125 poin. Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) masing-masing 107,8 poin dan 109,2 poin.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *