MAIGANews – Kementerian Keuangan akan melelang Sukuk Negara dengan target indikatif Rp12 triliun dengan jumlah yang dimenangkan maksimal 200% dari target itu. Lelang Sukuk Negara ini guna memenuhi target pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2026.
Mengutip siaran pers Kementerian Keuangan, Minggu (19/4), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kemenkeu akan melelang Sukuk Negara pada Selasa (21/4). Setelmen hasil lelang akan berlangsung pada (23/4) atau T+2.
Sukuk Negara terdiri atas tiga seri yakni, Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS). Seluruh seri yang dilelang merupakan reopening dengan jatuh tempo mulai Juni 2026 hingga Desember 2049.
Tiga seri SPN-S yakni;
- SPNS01062026
- SPNS12102026
- SPNS03022027
Lima seri PBS yakni;
- PBS030
- PBS040
- PBSG002
- PBS034
- PBS038
Untuk seri PBSG002, pemerintah kembali menawarkan instrumen Green Sukuk di pasar perdana domestik. Penerbitan ini melanjutkan komitmen pemerintah membiayai proyek-proyek ramah lingkungan. Termasuk, melengkapi penerbitan Green Sukuk sebelumnya di pasar global maupun domestik.
















