MAIGANews – Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited (DM) calon pengendali 80% saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) akan mengakuisisi PT Huan Mining Engineering (HME). Rencana ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen.
Mengutip prospektus singkat perusahaan, Rabu (29/4), penandatangan perjanjian transaksi akuisisi 99% saham HME berlangung antara Huating Investment Singapore Pte Ltd dan BLUE, kemarin (27/4). Transaksi akuisisi saham HME senilai Rp114,42 miliar.
Huating merupakan perusahaan holding yang berbasis di Serangoon Road Singapura. Saat ini antara Huating dan BLUE tidak memiliki afiliasi. Nantinya, setelah DM merampungkan akuisisi saham BLUE, makan antara Huating dan BLUE terafiliasi dengan kepemilikan Zhejiang Huayou Cobalt Co Ltd.
HME bergerak di bidang aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya. Per Desember 2025, HME mencetak pendapatan Rp26,29 miliar dan laba bersih tahun berjalan Rp10,53 miliar.
Penyelesaian akuisisi saham HME selambatnya pada 30 Juni 2026. Pengambilalihan saham HME terkait rencana ekspansi usaha BLUE yang selaras strategi bisnis DM
Sebelumnya pada 18 Februari 2026, DM dan pengendali saham BLUE telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat. Tiga pemegang saham BLUE yang menjual 334,4 juta lembar yakni, Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fajar Tasrif, Rudy Tasrif, dan PT Cetak Biru Kapital (CBK).
















