MAIGANews – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong agar kebijakan penerimaan pajak tidak membebani masyarakat.
Rina Sa’adah, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR menyampaikan hal itu dalam Rapat Dengar Pendapatan (RDP) di DPR, Rabu (1/4).
“Kalau sekarang ini mengejar pajak ke masyarakat, tetapi dari sisi APBN, jangan hanya sebagai beban. Mestinya APBN berada di posisi sebagai investasi yang bisa membuka ruang ekonomi baru,” katanya.
Dia menyampaikan agar pendekatan pendapatan APBN tidak hanya fokus pada penyerapan anggaran. Tapi, terarah pada jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurut dia, program pemerintah idealnya mampu mendorong produksi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, yang pada unjungnya mendongrak penerimaan pajak dan PNBP secara alami.
Selain itu, dia menilai, masih terdapat ketimpangan antara besarnya anggaran pengeluaran dan perolehan pajak.
“Logikanya, program itu untuk menggerakkan ekonomi. Tapi yang terjadi sekarang, program habis anggaran, lalu pajaknya tetap dikejar ke masyarakat,” ujarnya.
















