MAIGANews PT Timah (Persero) mencetak laba bersih Rp1,31 triliun sepanjang tahun 2025, malampaui target yang telah ditetapkan.
Restu Widiyantoro, Direktur Utama TINS menyampaikan laporan kenaikan kinerja TINS dalam siaran pers, Kamis (23/4). ”Perusahaan membukukan laba bersih Rp1,31 triliun, mencapai 119% dari target dalam RKAP 2025,” katanya.
Menurut dia, kinerja keuangan TINS pada tahun 2025 menunjukkan hasil baik. Sejumlah rasio keuangan sebaga indikator yakni, quick ratio 60,6%, current ratio 242,8%, debt to asset ratio 11,5% dan debt to equity ratio 18,7%.
Sepanjang tahun 2025, emiten ini mencatat penjualan Rp2,76 triliun, naik dari tahun 2024 sebesar Rp2,74 triliun. Penjualan logam timah di domestik menyumbang 5% dan ekspor 95%. Adapun enam negara tujuan ekspor yakni, Singapura 23%, Korea Selatan 21%, Jepang 17%, Belanda 7%, Italia 3%, dan China 3%.
Kontribusi penjualan ekspor TINS mencapai 24% dari total ekspor timah Indonesia sebanyak 53.050 metrik ton (MT), dan 3% dari total ekspor timah global sebesar 371.369 MT.
















