MAIGANews – Dana Pihak Ketiga (DPK) PT Bank Jago Tbk (ARTO) di Triwulan I 2026 naik 23,36% dari periode serupa tahun 2025. Komposisi DPK lebih banyak simpanan dana murah.
Arief Harris, Direktur Utama Bank Jago menyampaikan peningkatan DPK memperlihatkan kepercayaan nasabah memanfaatkan produk dan layanan Bank Jago.
”Aplikasi Jago bukan sekedar tempat menabung dan bertransaksi tapi menjadi tempat menumbuhkan keuangan nasabah secara menyeluruh,” katanya dalam siaran pers, Sabtu (25/4).
Pada Triwulan I 2026, DPK tercatat Rp26,4 triliun, naik dari Rp21,4 triliun di Triwulan I 2025. Porsi current account and saving account (CASA) Rp13,9 triliun atau 53% dan deposito Rp12,5 triliun atau 47% dari total DPK.
Bank ini melayani nasabah 19,4 juta hingga Triwulan I 2026, termasuk 15,2 juta nasabah funding pengguna aplikasi Jago. Jumlah nasabah naik 3 juta dari periode serupa tahun 2025 sebanyak 16,3 juta.
Distribusi kredit sebanyak Rp25,2 triliun, meningkat 24% dari Triwulan I 2025 sebesar Rp20,3 triliun.
















