MAIGANews- Pemegang saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menyetujui rencana rights issue sebanyak 1 miliar saham dalam waktu dekat. Kepastian rencana itu berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), kemarin.
Mengutip risalah RUPSLB pada Kamis (2/4), Handaja Susanto, Direktur Utama BAJA menginformasikan hasil keputusan pemegang saham terkait rights issue. “Menyetujui penambahan modal dengan menerbitkan 1 miliar saham bernominal Rp100 per lembar,” katanya.
Selain itu, pemilik saham BAJA juga menyetujui setoran tambahan modal berupa piutang atau hak tagih ke perusahaan.
Per Februari 2020, jumlah saham emiten ini 1,8 miliar dengan persentase saham free float 22,22%.
Sejak awal tahun hingga berita ini ditulis pada (2/4), saham emiten ini terkoreksi Rp16 menjadi Rp149 per lembar. Sedangkan dalam setahun ini sahamnya terkerek Rp74 per lembar.
Di tahun 2025, pendapatan BAJA terkerek menjadi Rp824,21 miliar dari tahun 2024 sejumlah Rp78,26 miliar. Meski begitu, emiten ini masih mencatat rugi Rp34,41 miliar, lebih rendah tahun sebelumnya yang mencatat kerugian Rp56,67 miliar. (JO)
















