MAIGANews – Pendapatan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) tercatat Rp4,88 triliun pada 2025, stabil dari tahun 2024 sebesar Rp4,87 triliun.
Mengutip Laporan Keuangan Tahun 2025, Sabtu (18/5), sumber pendapatan terbanyak emiten pengelola gerai KFC ini berasal dari penjualan makanan dan minuman senilai Rp4,86 triliun. Lalu dari komisi atas penjualan konsinyasi Rp116,91 triliun dan jasa layanan antar Rp2,25 triliun.
Laba kotor tercatat Rp2,88 triliun dengan margin laba kotor 59,12%. Sementara itu, rugi usaha Rp311,66 miliar, berkurang dari sebelumnya yang mencapai Rp784 miliar. Hal ini karena penurunan beban operasi lain dan kenaikan penghasilan operasi lain.
Sedangkan rugi tahun berjalan turun menjadi Rp369,24 miliar, dari sebelumnya Rp798,24 miliar, karena penurunan rugi sebelum pajak penghasilan.
Sementara itu, FAST mencetak total laba komprehensif tahun berjalan sebanyak Rp173,68 miliar, dari sebelumnya rugi komprehensif sebesar Rp664,89 miliar. Kenaikan total laba komprehensif karena surplus revaluasi tanah sebesar Rp535,68 miliar.
















