News, Umum  

Refleksi 81 Tahun Merdeka: Senior GMKI ajukan 10 seruan moral

Ketua YKI Bernard Nainggolan.Dok
banner 120x600

MAIGANews – Indonesia menghadapi tantangan serius dalam sejumlah aspek kehidupan berbangsa dan bernegara memasuki usia ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu terungkap dalam Diskusi dan Malam Renungan 81 Tahun Indonesia Merdeka, yang digelar Pengurus Nasional Perkumpulan Senior (PNPS) GMKI dan Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI) di Jakarta, Kamis (13/8).

Bernard Nainggolan, Ketua YKI menyampaikan sejumlah persoalan pada aspek kehidupan demokrasi, penegakan hukum, dan pemerataan ekonomi yang menyebabkan rakyat menghadapi kemerdekaan yang semu. Dengan menggunakan diksi lucu, ungkapan satir atas berbagai persoalan bangsa Indonesia saat ini, Bernard menyebutkan bahwa rakyat belum menikmati kemerdekaan ketika masih terjebak dengan keinginan kekuasaan.

“Kepentingan kita tidak akan pernah sama dengan kepentingan kelompok orang yang menguasai kita,” katanya.

Menurut dia, saat ini kepercayaan masyarakat sangat rendah terhadap institusi hukum untuk memperjuangkan nasibnya. “Institusi mana yang bisa terpercaya, yang bisa memperjuangkan kepentingan rakyat?” katanya.

Sementara itu, William Sabandar, Ketua Umum PNPS menyampaikan Senior GMKI terpanggil untuk terus menghadirkan semangat Ut Omnes Unum Sint (supaya mereka semua menjadi satu) dengan memperjuangkan demokrasi yang sehat, keadilan sosial, kemanusiaan, perdamaian, dan kesejahteraan Bersama.

“Kami percaya bahwa Indonesia memiliki seluruh modal untuk menjadi bangsa yang maju, demokratis, adil dan sejahtera. Namun kemajuan tersebut hanya dapat diwujudkan apabila kekuasaan dikendalikan oleh konstitusi, hukum ditegakkan secara adil, ekonomi bekerja untuk kesejahteraan rakyat, lingkungan dijaga, keberagaman dirawat, dan setiap warga negara memperoleh kesempatan yang setara untuk membangun masa depannya,” katanya.

Menurut dia, kemerdekaan bukan sekadar warisan dari para pendiri bangsa. Namun, kemerdekaan merupakan tanggung jawab yang perlu dirawat dan disempurnakan.

“Kami memilih untuk tetap kritis terhadap setiap penyimpangan, tetapi sekaligus konstruktif dalam menawarkan jalan keluar. Kami akan terus berdiri bersama rakyat, menjaga demokrasi, merawat persatuan, memperjuangkan keadilan, dan mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia,” katanya,

Adapun 10 seruan moral Senior GMKI antara lain;

1. Memperkuat Demokrasi dan Mengembalikan Kedaulatan kepada Rakyat
2. Menjaga Konstitusi, Etika Bernegara, dan Kualitas Institusi Demokrasi
3. Memperkuat Supremasi Hukum dan Independensi Penegakan Hukum
4. Mengembalikan Arah Perekonomian kepada Ekonomi Pancasila dan Amanat Pasal 33 UUD 1945
5. Menempatkan Kesejahteraan Rakyat sebagai Ukuran Utama Keberhasilan Pembangunan
6. Menyelesaikan Persoalan Papua melalui Pendekatan Kemanusiaan, Dialog, dan Pembangunan yang Berkeadilan
7. Menjamin Kebebasan Berpendapat dan Memperkuat Ruang Sipil
8. Membangun Ekonomi yang Berkelanjutan dan Menjaga Kelestarian Lingkungan
9. Menjaga Persatuan, Kebhinekaan, dan Menolak Politisasi Identitas
10. Memperkuat Akuntabilitas dan Kualitas Pengelolaan Keuangan Negara

Hendrawan Supratikno.Dok

Dalam rangkaian acara itu, hadir sejumlah tokoh agama, akademisi, dan politisi yakni, Darwin Darmawan, Sekretaris Umum PGI, Hendrawan Supratikno, Guru Besar Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Hurriyah, Direktur Puskopal Universitas Indonesia (UI), Frans Umbu Datta, Rektor Universitas Kristen Maranatha, John Pieris, Guru Besar FH Universitas Kristen Indonesia (UKI).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *