MAIGANews-PT.Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menegaskan komitmennya menerapkan strategi investasi usai mengakuisisi 7,01% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) senilai Rp25,64 miliar.
Dalam paparan publik yang berlangsung pekan lalu (9/7), Danny Sutradewa, Direktur Utama FOLK menyampaikan bahwa perusahaan berpedoman pada lima fondasi utama dalam melakukan investasi.
Fondasi tersebut yakni; skala pasar yang besar, batasan masuk yang tebal, memiliki potensi pertumbuhan tinggi, manajemen yang handal, dan valuasi yang menarik.
“Diagnos itu laboratorium, healthcare dan tentunya healthcare merupakan industri yang punya market size yang sangat besar. Saya percaya ke depannya akan terus bertumbuh industri healthcare di Indonesia karena kebutuhannya juga sangat besar,” katanya.
Selain itu, perusahaan menekankan pada proteksi bisnis dari ancaman kompetitor. Yang mana, perusahaan target harus memiliki keunggulan yang sulit ditiru secara instan (copy-paste).
“Dalam industri kesehatan seperti Diagnos, proteksi tersebut tercermin dari ketatnya regulasi dan lisensi berlapis yang diawasi langsung oleh Kementerian Kesehatan serta BPOM, termasuk adanya restriksi tertentu bagi kepemilikan asing,” katanya.
Dia menyampaikan perusahaan membidik emiten yang mampu mencatatkan multiplikasi pendapatan (revenue) secara konsisten tiap tahun.
Menurut dia, strategi ini sebelumnya sukses diterapkan pada portofolio ekosistem new media seperti Folkative dan Finlolk, serta USS Networks yang sukses membuka ceruk pasar baru (new media) yang belum terjamah sebelumnya.
Selain itu, faktor manusia dan kepemimpinan memegang peranan krusial bagi FOLK dalam melakukan investasi. Implementasi uji tuntas tidak hanya pada angka di atas kertas, namun melalui interaksi mendalam dengan jajaran manajemen.
“FOLK hanya akan berinvestasi jika manajemen terbukti capable dan memiliki visi yang sejalan dalam mengelola perusahaan,” katanya.
Di samping itu, FOLK membawa posisi tawar (bargaining power) yang kuat saat berunding sehingga dapat menyepakati struktur transaksi yang menguntungkan. Sehingga dapat masuk ke perusahaan target dengan valuasi harga yang kompetitif.
















