MAIGANews – Perkiraan penjualan eceran akan melandai pada tiga dan enam bulan mendatang seiring kenaikan inflasi. Hal itu berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (SPE-BI) yang dipublikasikan kemarin (12/5).
Mengutip SPE-BI, Rabu (13/5), penurunan penjualan eceran tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) pada Juni dan September 2026 masing-masing 136,8 dan 137,8 poin. Indeks itu lebih rendah dari hasil IEP pada Mei dan Agustus 2026 masing-masing 147,2 dan 162,4 poin.
Menurut responden survei itu, penurunan penjualan eceran pada Juni 2026 seiring musim ujian sekolah. Sementara itu, penurunan penjualan di September 2026 terkait tidak ada cuti bersama atau event besar.
Di sisi lain, SPE-BI menyampaikan tekanan inflasi pada Juni dan September 2026 akan meningkat. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juni dan September 2026 masing-masing 175,6 dan 163,2 poin. IEH ini lebih tinggi dari IEH di Mei dan Agustus 2026 masing-masing 157,4 dan 157,2 poin. Peningkatan indeks pada Juni 2026 terkait kenaikan harga bahan baku.
















