MAIGANews – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan kenaikan total ekspor 3,02% kurun Januari-Mei 2026 dari periode serupa tahun 2025.
Mengutip data BPS, Rabu (7/1), total ekspor tercatat US$115,35 miliar per Januari-Mei 2026, naik dari US$111,97 miliar di periode serupa tahun 2025. Peningkatan ekspor masih ditopang komoditi nonmigas, yang naik 3,89% menjadi US$110,18 miliar dari US$106,05 miliar. Sementara, sektor migas menyumbang ekspor US$5,16 miliar, terkoreksi 12,71% dari US$5,91 miliar.
Sektor migas yang menyumbang ekspor terbesar yakni, Gas Alam senilai US$2,58 miliar, turun 16,73% dari US$3,10 miliar. Lalu, Hasil Minyak US$2,25 miliar, naik 4,51% dari US$2,15 miliar dan Minyak Mentah US$324,9 juta, turun 50,40% dari US$655 juta.
Sementara itu, total ekspor sepanjang Mei 2026 tercatat US$23,20 miliar, terkoreksi 8,30% dari US$25,30 miliar per April 2026. Dan, realisasi total ekspor di Mei 2026 turun 5,73% dari US$24,61 miliar per Mei 2025 (year on year).
















