MAIGANews- PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatatkan penurunan laba bersih, meski pendapatan mengalami kenaikan.
Mengutip siaran pers, Senin (27/7), OKAS membukukan pendapatan US$76,33 juta pada semester I 2026, naik dari US$76,08 juta di semeater I 2025. Bisnis bahan kimia dan bahan peledak untuk pertambangan menyumbang 95% terhadap total pendapatan dan sisa 5% dari bisnis lainnya.
Ratno Paskalis Hendrawan, Direktur Utama OKAS menyampaikan kenaikan pendapatan mencerminkan permintaan yang tetap solid pada lini bisnis bahan kimia dan bahan peledak.
“Perusahaan juga menunjukkan kinerja keuangan yang tangguh, didukung sebagai posisi terkemuka di bisnis manufaktur amonium nitrat dan penyediaan solusi peledakan,” katanya.
Laba Kotor tercatat sebesar US$18,94 juta, turun dari US$22,63 juta. Laba operasi turun menjadi US$3,88 juta dari US$10,39 juta dan laba periode berjalan turun menjadi US$1,06 juta dari US$5,86 juta.
















