MAIGANews – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menggabungkan empat anak usahanya yang bergerak di sejumlah bidang yakni, konsultan, perbengkelan, dan konstruksi. Penandatangan akta merger itu berlangsung kemarin (30/9).
Mengutip keterbukaan informasi, Kamis (1/10), Rachman Hidayat, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Perusahaan KRAS menyampaikan penggabungan anak usaha itu sejalan dengan strategi bisnis perusahaan.
Anak usaha KRAS yang merger yakni, PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK), PT Krakatau Baja Industri (KBI), PT Krakatau Konsultan (KK), dan PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan (KPdP).
KBI beroperasi pada 2023 dengan nilai asset US$22.607 per Juni 2026. KK beroperasi mulai tahun 2013 dengan nilai asset US$19.150. KK beroperasi tahun 2013 dengan nilai asset US$139 dan KPDP beroperasi pada 2013 dengan nilai asset US$60.827.
Jumlah anak usaha KRAS per Juni 2026 sebanyak 20 perusahaan, angka ini belum termasuk usaha patungan dan anak usaha bersama dengan anak usaha lainnya (entitas asosiasi dan ventura bersama).
















