MAIGANews – PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN) meraih ijin operasional terminal umum dan dermaga di Cilegon, Banten. Ijin tersebut diperoleh dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.
Mengutip keterbukaan informasi, Selasa (1/9), Edi Riva’i, Direktur CPN menyampaikan bahwa perolehan ijin tersebut sebagai sinyal transformasi penting bagi CPN.
“Infrastruktur yang selama ini terutama mendukung kebutuhan operasional Chandra Asri Group kini dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri dan pengguna jasa eksternal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dengan lokasi strategis di Cilegon, tiga dermaga dengan kapasitas beragam, serta fasilitas penyimpanan dan penanganan produk cair yang terintegrasi, CPN memiliki kapabilitas untuk mendukung kebutuhan logistik industri secara andal, aman, dan efisien,” katanya.
Menurut dia, pembukaan akses ini sebagai langkah strategis untuk memperluas peran CPN dalam ekosistem logistik dan kepelabuhanan. Termasuk memberikan nilai tambah bagi konektivitas dan daya saing industri nasional.
Tiga dermaga yang bakal beroeprasi berkapasitas yang beragam yaitu, Dermaga A maksimum 80.000 DWT, Dermaga B hingga 6.000 DWT, dan Dermaga C hingga 10.000 DWT.
Variasi kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas dalam mendukung berbagai kebutuhan kapal dan kegiatan logistik.
Selain fasilitas sandar dan tambat kapal, CPN juga memfasilitasi kegiatan bongkar muat berbagai produk kimia dan petroleum olahan cair.
Produk yang dapat ditangani antara lain, naphtha, LPG, propylene, ethylene, py-gas, raffinate-1, butadiene, dan PFO. Kapabilitas ini menunjang kebutuhan logistik industri, khususnya di sektor petrokimia, kimia, dan sektor terkait.
















