MAIGANews- PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) merestrukturisasi periode jatuh tempo kewajiban bank menjadi Desember 2031 dari sebelumnya pada Desember 2026. Edi Purwanto, Direktur TAMU menyampaikan dalam keterbukaan informasi, Senin (28/9).
“Dengan restrukturisasi utang ini, cash flow Perseroan akan lebih membaik sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan diharapkan akan menjaga kestabilan pendapatan usaha,” katanya.
Penandatanganan perjanjian restrukturisasi kredit antara TAMU dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berlangsung, Senin (28/9). Selain relaksasi periode jatuh tempo, dua pihak juga melakukan penyesuaian jumlah pembayaran pokok dan bunga setiap bulan.
Merujuk Laporan Keuangan Semester I 2026, TAMU meraup pendapatan US$1,61 juta, melandari dari periode serupa tahun lalu sebesar US$1,87 juta. Laba usaha US$507.130, turun dari US$621.326. Laba tahun berjalan naik menjadi USS$145.112 dari sebelumnya US$131.676.
















